Minggu, 23 September 2018



Lambang Gerakan Pramuka & Salam Pramuka

Salam pramuka!

Kakak-kakak ada yang tahu gak?
Lambang gerakan pramuka itu bukan Tunas Kelapa melainakan 
Bayangan Tunas Kelapa.

Karena bayangan tunas kelapa bisa digambar, ditiru dan digunakan dimana saja, sedangkan tunas kelapa tidak mudah digambar, ditiru, dan sulit untuk dibawa kemana saja.

Tapi tetap saja, pada dasarnya berasal dari Tunas Kelapa yang merupakan cikal dari berdirinya sebuah pohon kelapa yang memiliki banyak manfaat.
Ingin tau selengkapnya?
Mari kita bahas lebih lanjut!

A.Lambang Gerakan Pramuka

Lambang Gerakan Pramuka

Lambang Gerakan Pramuka adalah Silhouette Tunas Kelapa yang diciptakan oleh Kak Sunaryo Atmodipuro, seorang Andalan Nasional yang pernah bekerja di Departemen Pertanian.

Lambang Gerakan Pramuka ini pertamakali di gunakan pada tanggal 14 Agustus 1961.

Lambang Gerakan Pramuka ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwarnas No.06/KN/72 yang dikeluarkan pada tanggal 31 Januari 1972.



Lambang Gerakan Pramuka mempunyai beberapa makna kiasan antara lain:

1. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan Cikal, maksudnya adalah generasi baru. Kiasan ini mempunyai makna bahwa setiap Pramuka merupakan inti dari kelangsungan hidup bangsa.
   2. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimana pun juga, maksudnya setiap Pramuka kuat, serta sehat jasmani dan rohaninya.

   3. Nyiur dapat tumbuh dimana saja artinya Pramuka dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan di mana pun dan dalam keadaan yang bagaimana pun juga.

   4. Pohon nyiur (kelapa) tumbuh lurus keatas merupakan kiasan cita-cita yang tinggi, benar, dan tidak mudah terpengaruh.

   5. Akar pohon tumbuh kuat dan erat dalam tanah artinya punya tekad dan keyakinan yang kuat dalam mencapai tujuan.

   6. Nyiur adalah pohon yang serba guna, dari akar hingga ujung atas pohonnya, mengkiaskan insan yang berguna dan membaktikan diri pada tanah airnya.


Kegunaan pohon nyiur (kelapa) sebagai berikut:

   1. Akarnya untuk obat.

   2. Batangnya untuk tiang, jembatan, dan kayu bakar.

   3. Buahnya untuk dimakan dan dijadikan minyak.

   4. Air buahnya untuk diminum.

   5. Janurnya untuk hiasan.

   6. Daunnya untuk atap rumah.

   7. Tulang daunnya untuk sapu lidi.

   8. Tempurung untuk perabot rumah tangga (barang kerajinan).

   9. Kulit buahnya untuk keset, tambang, dsb.



Dari contoh-contoh diatas, diharapkan Pramuka berguna bagi diri sendiri dan orang lain, bukan menjadi beban bagi orang lain.

Jadi banyak makna dari Lambang Gerakan Pramuka, dan Bangsa Indonesia juga berharap Pramuka bisa menjadi perekat diantara masyarakat-masyarakat di sekitarnya untuk maju dan bersatu.

B.Salam Pramuka


Kujang Cakra Buana
      Salam adalah suatu tanda antara orang-orang yang terhormat. Dapat memberi salam kepada orang lain adalah suatu kehormatan yang istimewa dan untuk mempererat tali persaudaraan & silaturahmi.



Jenis-jenis salam Pramuka ada tiga macam,yaitu:


   1. Salam Biasa,

Yaitu tanda penghormatan yang diberikan/disampaikan kepada sesama anggota Pramuka.

   2. Salam Hormat,
  Yaitu tanda penghormatan yang diberikan para Pramuka yang ditujukan kepada Pramuka Utama (Bapak Presiden), Bendera Merah Putih, tamu-tamu negara dan jenazah.

   3. Salam Janji,

Yaitu tanda penghormatan yang dilakukan olah setiap anggota Pramuka sewaktu mendengar Tri Satya saat dibacakan (dalam acara pelantikan/ulang janji).


Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat.


Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

Salam pramuka!

Kakak-kakak ada yang tahu gak?
Pramuka juga mengajarkan kita tentang 'Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan' atau yang biasa disebut P3K.
Karena seorang pramuka kan biasanya berinteraksi di alam bebas dan pramuka itu rela menolong dan tabah, jadi sayang banget kalau gak tau soal P3K.
Kalau begitu mari kita bahas lebih lanjut! 
P3K Pramuka

A.Pengertian P3K

P3K adalah pertolongan darurat yang diberikan kepada seseorang yang sakit mendadak/mendapat kecelakaan sebelum mendapat pertolongan dari seorang ahli atau dokter.

B. Tujuan
1. Untuk menyelamatkan jiwa penderita

2. Mencegah cacat & mengurangi penderitaan korban

3. Memberikan rasa nyaman & menunjang proses penyembuhan



C. Tugas dan Tanggung Jawab Petugas P3K
1. Dilakukan hanya dalam keadaan terpaksa atau bahaya

2. Bertindak menurut dasar-dasar pedoman P3K

3. Jangan melewati batas-batas kewajiban dan tugas utama yang mungkin sangat membahayakan

4. Seorang petugas harus mencatat

    a. Nama si korban,

    b. Tempat tinggal dan pekerjaannya,

    c. Sebab-sebab dan macam-macam kecelakaan


D. Tindakan Petugas P3K di Tempat Kecelakaan
1. Memanggil dokter/mengirim si korban ke dokter/rumah sakit

2. Cegah pendarahan bila terjadi pendarahan

3. Hindarkan shock dan infeksi

4. Periksa pernafasan

5. Jangan melakukan yang tidak perlu


E.  Jenis-jenis Luka
1. Luka berdasarkan sebabnya :

    a. Luka iris

    b. Luka gigitan

    c. Luka gores

    d. Luka bakar

    e. Luka tusuk

    f. Luka akibat bahan kimia

2. Luka berdasarkan tempat luka tersebut:

    a. Luka dalam

    b. Luka luar


F. Cara Pertolongan Terhadap Luka
1. Menghentikan pendarahan

2. Usapkan/oleskan obat merah/yodium

3. Tutup luka dengan kain kasa yang kering & steril


G. Tanda-tanda Penderita Patah Tulang
1. Penderita tidak dapat menggerakkan bagian yang luka

2. Bentuk bagian yang terkena tampak tidak normal

3. Ada rasa nyeri bila di gerakkan

4. Kulit tidak terasa jika disentuh

5. Pembengkakan & warna biru di sekitar kulit yang luka



H. Jenis-jenis Penyakit Menular
1. Malaria

2. Demam berdarah

3. Tipes

4. Kolera

5. Influenza

6. Cacar

7. AIDS

I.Pengobatan Tradisional
Jenis ramuan/bahan tradisional yang berkhasiat:

a.Air teh kental

  Untuk pusing/sakit kepala

b.Air kelapa

  Untuk demam & sakit tenggorokan

c.Air jahe
  Untuk perut kembung

d.Air buah sawo muda & air pisang kelutuk

  Untuk diare

e.Asem

  Untuk sakit tenggorokan

f.Belimbing manis

  Untuk sariawan

g.Belimbing wuluh

   Obat batuk & untuk menurunkan tekanan darah tinggi

h.Biji dukuh

   Untuk disentri

i.Jambu batu
  Untuk sakit perut

j.Daun karet

  Untuk obat bisul

k.Putri malu

  Untuk diare

l.Melati

  Untuk obat cuci mata

m.Sirih

  Untuk obat sariawan & mimisan

n.Temulawak

  Untuk pencernaan

Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat.

Sabtu, 22 September 2018


Kode Kehormatan Pramuka Penggalang

Salam Pramuka!
Disini saya akan membahas mengenai ‘Kode Kehormatan Pramuka Penggalang’ yaitu sebagai berikut.

Kujang Cakra Buana

Pramuka adalah organisasi resmi nasional yang mengajarkan kita tentang kepanduan.
Pramuka sendiri terbagi atas 4, yaitu :
a. Usia 7-10 tahun, disebut SIAGA
b. Usia 11-15 tahun, disebut PENGGALANG
c. Usia 16-20 tahun, disebut PENEGAK
d. Usia 21-25 tahun, disebut PANDEGA

Dan kali ini saya akan menjelaskan tentang kode kehormatan Pramuka Penggalang.
Pramuka Penggalang sendiri memiliki kode kehormatan, yaitu Trisatya (tiga janji) dan Dasa Dharma (sepuluh kewajiban)
Mari kita bahas lebih lanjut!

Berikut adalah isi dari Trisatya

TRISATYA

Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila
- Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
- Menepati Dasa Dharma

Diatas adalah isi dari Trisatya, jika seorang Penggalang telah mengucapkan janji tersebut maka ia wajib melaksanakan janjinya tersebut selama menjadi Penggalang.
Janji tersebut biasanya diucapkan ketika:


  •    Upacara pengucapan janji di malam hari menjelang hari Pramuka (14 Agustus)
  •    Upacara pelantikan kenaikan tingkat
  •    Upacara Apel Pramuka

Kemudian, berikut adalah isi dari Dasa Dharma

DASA DHARMA

Pramuka itu:
1.Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2.Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3.Patriot yang sopan dan ksatria
4.Patuh dan suka bermusyawarah
5.Rela menolong dan tabah
6.Rajin, terampil, dan gembira
7.Hemat, cermat, dan bersahaja
8.Disiplin, berani, dan setia
9.Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10.Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan

Dan diatas adalah isi dari Dasa Dharma, jadi seorang Pramuka Penggalang wajib memenuhi kewajibannya seperti yang diatas dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, supaya hidupnya terarah dan berpegang teguh pada Dharma Pramuka.

Dasa Dharma biasanya diucapkan ketika:


  •    Upacara Apel Pramuka
  •    Upacara api unggun dalam perkemahan

Terimakasih sudah membaca, semoga bermanfaat.